Combatpedia – Nama Conor McGregor kembali ramai dibicarakan setelah muncul kabar mengenai kemungkinan langkah barunya di dunia combat sports. Kali ini, perhatian tidak hanya mengarah pada UFC. Petarung asal Irlandia tersebut semakin dikaitkan dengan kemungkinan tampil dalam pertandingan bare-knuckle boxing. David Feldman, pendiri dan Presiden Bare Knuckle Fighting Championship (BKFC), menyampaikan keyakinannya mengenai peluang tersebut. Menurut laporan The Ring yang terbit pada 22 September 2026, Feldman melihat pertarungan McGregor di BKFC sebagai kemungkinan yang semakin terbuka. Namun, belum ada pertandingan yang diumumkan secara resmi. Karena itu, kabar ini lebih tepat dipandang sebagai perkembangan mengenai arah karier McGregor. Meski demikian, keterlibatannya dengan BKFC membuat spekulasi tersebut terasa lebih menarik dibanding rumor perpindahan biasa.
Baca Juga: UFC 331 Predictions: Joshua Van dan Alexandre Pantoja Siap Tuntaskan Rivalitas
Kontrak UFC Masih Menjadi Bagian Penting dalam Perjalanan McGregor
Sebelum membicarakan debut bare-knuckle lebih jauh, status Conor McGregor bersama UFC tetap menjadi faktor utama. The Ring melaporkan bahwa McGregor masih memiliki kewajiban pertarungan dalam kontraknya dengan UFC. Kondisi tersebut membuat rencana tampil di BKFC belum bisa dipastikan waktunya. Selain itu, McGregor masih menjalani proses pemulihan setelah mengalami cedera dalam pertarungannya pada 2026. Feldman mengatakan dirinya telah berbicara dengan McGregor dan mendapat kesan positif mengenai proses pemulihan tersebut. Dengan demikian, perjalanan menuju bare-knuckle masih memiliki beberapa tahapan. McGregor perlu menyelesaikan persoalan kontrak dan memastikan kondisi fisiknya siap. Dua faktor itu akan menentukan seberapa cepat rencana berikutnya dapat berkembang.
David Feldman Yakin Peluang Duel Bare-Knuckle Semakin Terbuka
David Feldman menjadi salah satu sosok yang membuat pembicaraan ini semakin menarik. Sebagai pemimpin BKFC, ia melihat peluang Conor McGregor tampil di arena bare-knuckle setelah kewajibannya bersama UFC selesai. Bahkan, Feldman membayangkan sebuah pertarungan besar apabila rencana tersebut benar-benar terjadi. Pernyataan ini tentu belum sama dengan pengumuman pertandingan resmi. Namun, komentar dari pimpinan organisasi memberikan bobot lebih besar terhadap spekulasi yang berkembang. Selain itu, McGregor bukan sekadar figur luar yang dikaitkan dengan BKFC. Ia telah memiliki hubungan bisnis dengan promotor tersebut. Situasi inilah yang membuat cerita tersebut berbeda. Jika akhirnya bertanding, McGregor akan memasuki arena yang organisasinya sudah memiliki hubungan langsung dengannya.
Hubungan Conor McGregor dengan BKFC Membuat Rumor Semakin Menarik
Keterlibatan Conor McGregor dengan BKFC menjadi bagian penting dalam cerita ini. Ia merupakan salah satu pemilik organisasi bare-knuckle tersebut. Oleh sebab itu, ketertarikannya terhadap format pertandingan ini bukan sesuatu yang muncul tiba-tiba. BKFC sendiri terus mengembangkan jadwal pertandingan dan memperluas jangkauan acaranya. Situs resminya menampilkan rangkaian event yang berlangsung di berbagai lokasi. Dari sisi bisnis, kehadiran McGregor di arena berpotensi memberikan perhatian yang jauh lebih besar. Namun, dari sisi olahraga, pertanyaan yang lebih menarik adalah bagaimana gaya bertarungnya akan beradaptasi. Bare-knuckle memiliki karakter berbeda dibanding MMA maupun boxing dengan sarung tinju. Karena itu, nama besar saja tidak cukup. Adaptasi teknik dan kondisi fisik tetap menjadi bagian penting jika pertarungan akhirnya terwujud.
Pengalaman Boxing Membuat Perpindahan McGregor Tidak Terasa Asing
Conor McGregor sebelumnya sudah membuktikan bahwa ia berani keluar dari lingkungan MMA. Pada 2017, ia menghadapi Floyd Mayweather Jr. dalam pertandingan boxing profesional. Pertarungan tersebut menjadi salah satu crossover terbesar dalam sejarah olahraga tarung modern. Pengalaman itu memberikan McGregor gambaran tentang tuntutan boxing yang berbeda dari MMA. Namun, bare-knuckle kembali menghadirkan tantangan lain. Pertahanan, pemilihan pukulan, serta manajemen jarak memiliki konsekuensi berbeda ketika petarung tidak menggunakan sarung tinju boxing konvensional. Karena itu, pengalaman melawan Mayweather dapat menjadi modal, tetapi bukan jaminan. Justru aspek adaptasi inilah yang membuat kemungkinan debutnya menarik untuk diamati. McGregor telah membangun karier melalui keberanian mengambil pertandingan besar. Bare-knuckle dapat menjadi babak berbeda dalam pola perjalanan tersebut.
Bare-Knuckle Boxing Menawarkan Tantangan yang Berbeda
Sekilas, bare-knuckle boxing terlihat mirip dengan boxing biasa. Namun, terdapat perbedaan penting dalam pendekatan bertarung. Tanpa sarung tinju konvensional, petarung perlu lebih berhati-hati ketika memilih pukulan. Risiko cedera pada tangan dan luka pada wajah juga menjadi pertimbangan. Oleh karena itu, strategi tidak selalu berpusat pada siapa yang mampu memukul paling keras. Akurasi, jarak, pertahanan, dan pemilihan momentum menjadi sangat penting. Bagi Conor McGregor, karakter tersebut dapat menghadirkan tantangan sekaligus daya tarik baru. Ia dikenal memiliki kemampuan striking dan pengaturan jarak yang menjadi bagian penting dari gaya bertarungnya. Namun, MMA tetap berbeda dari bare-knuckle boxing. Jika pertandingan benar-benar terjadi, kemampuan beradaptasi akan menjadi salah satu aspek yang paling banyak diperhatikan.
Nama Besar McGregor Bisa Membawa Perhatian Baru kepada BKFC
Tidak banyak atlet combat sports yang memiliki daya tarik global seperti Conor McGregor. Setiap perkembangan kariernya mampu memancing perhatian media dan penggemar dari berbagai negara. Oleh sebab itu, kemungkinan debutnya dapat memberikan efek besar terhadap visibilitas BKFC. Organisasi tersebut sudah memiliki basis penggemar sendiri. Namun, kehadiran McGregor sebagai petarung dapat membawa penonton yang sebelumnya lebih mengenalnya melalui UFC. Dari perspektif industri olahraga, kondisi tersebut menarik. Crossover antar-disiplin membuat batas antara MMA, boxing, dan bare-knuckle semakin terbuka. Di sisi lain, popularitas tetap harus diikuti pertandingan yang kompetitif. Penggemar tidak hanya ingin melihat nama besar. Mereka juga ingin mengetahui apakah seorang bintang MMA mampu menyesuaikan diri dengan aturan yang berbeda.
Baca Juga: Gustavo Rivera Rio Jadi Harapan Baru Meksiko, Golden Boy Siapkan Bintang Masa Depan
Boxing Profesional Masih Bisa Menjadi Pilihan Lain
Bare-knuckle bukan satu-satunya kemungkinan dalam perjalanan berikutnya. Feldman juga membuka pembicaraan mengenai peluang Conor McGregor mendapatkan pertandingan boxing besar. Menurut laporan The Ring, kemungkinan tersebut tetap berada dalam pembahasan mengenai masa depan sang petarung. Artinya, arah karier McGregor belum terkunci pada satu jalur. Ia dapat kembali menjalani pertarungan UFC, mengejar kesempatan boxing, atau kemudian masuk ke arena BKFC. Fleksibilitas tersebut menjadi salah satu alasan mengapa perkembangannya terus menarik perhatian. Namun, penggemar perlu membedakan antara kemungkinan dan pertandingan resmi. Hingga berita ini berkembang, belum ada lawan, tanggal, maupun lokasi debut bare-knuckle yang diumumkan. Dengan demikian, pembicaraan saat ini masih berpusat pada rencana dan keyakinan pihak BKFC.
Lawan Potensial Menjadi Pertanyaan Besar Berikutnya
Jika Conor McGregor akhirnya masuk ke arena bare-knuckle, pertanyaan berikutnya tentu mengenai calon lawan. Pertandingan debut kemungkinan membutuhkan sosok yang mampu menarik perhatian besar. Namun, pemilihan lawan juga perlu mempertimbangkan pengalaman dan kondisi McGregor setelah kembali dari cedera. Dari perspektif promosi, pertandingan besar akan menghasilkan perhatian luas. Sebaliknya, dari perspektif olahraga, debut yang terlalu berat juga membawa risiko. Inilah keseimbangan yang nantinya harus dipikirkan promotor. Sampai sekarang, belum ada nama lawan yang diumumkan secara resmi. Karena itu, daftar calon lawan yang beredar sebaiknya tetap diperlakukan sebagai spekulasi sampai BKFC atau pihak McGregor memberikan konfirmasi.
Perjalanan Conor McGregor Kini Memasuki Fase yang Sulit Diprediksi
Perjalanan Conor McGregor selalu bergerak di antara olahraga dan industri hiburan. Kemungkinan tampil di bare-knuckle boxing kembali menunjukkan bagaimana kariernya dapat bergerak melampaui satu disiplin. Namun, beberapa hal masih harus terjadi sebelum pertandingan dapat diwujudkan. Kondisi fisiknya perlu benar-benar pulih. Selain itu, status kontraknya bersama UFC harus menjadi jelas. Setelah itu, barulah pembicaraan mengenai lawan dan jadwal memiliki dasar yang lebih kuat. Untuk sekarang, pernyataan David Feldman menjadi sinyal bahwa BKFC terbuka lebar terhadap kemungkinan tersebut. Jika semua tahapan berjalan sesuai rencana, bare-knuckle bisa menjadi babak baru dalam perjalanan McGregor. Sampai ada pengumuman resmi, perkembangan ini tetap menjadi cerita yang layak dipantau tanpa mendahului fakta.
